سنة حلوة : Kematian dan Kelahiran

5 Nov

Setiap Yang Bernyawa Pasti Akan Menemui Ajal

Cukuplah mati itu sebagai satu peringatan bagi yang hidup. Nabi juga berpesan bahawa sebijak-bijak manusia ialah mereka yang sentiasa mengingati mati.

Ada apa dengan kematian.

Kematian bukanlah satu nokhtah kehidupan, bahkan sebenarnya ia adalah satu permulaan kehidupan abadi. Hidup yang selama-lamanya tanapa ada kematian lagi sesudah itu.

Kematian adalah titik permulaan soal bicara antara manusia dan tuhan. Soal perhitungan antara amal baik dan amal buruk. Soal perhitungan yang juga dinamakan “Yaumul Mizan” untuk menimbang seberat mana dosa dan pahala. Soal penentuan haluan sama ada ke syurga atau neraka.

Ada apa dengan kehidupan dunia

Ingatlah! Kehidupan dunia adalah ujian semata-mata.  Ianya bukan matlamat. Ia bukan segala-galanya. Ianya adalah medan ujian bagi ruh. Ruh yang lalai perlu diingatkan. Ruh perlu dibimbing untuk kembali kepada fitrah.

Peringatan untuk diriku… ambillah dunia sekadarnya. Kejarlah dunia untuk kepentingan akhiratmu. Jangan tertipu dengan pujukan dunia yang sia-sia. Tinggalkan perkara yang bukan keutamaan. Sudah tiba masanya untuk dirimu menghitung segala-galanya. Sebelum sampai hari perhitungan yang dijanjikan.

Kematian itu terlalu hampir

Sedangkan yang bayi juga boleh mati, inikan pula pada umurku yang mencecah 31 tahun. Apa mungkin mencecah hingga ke angka 100. Itu semua ketentuan Allah. Sudah tertulis sejak azali. Itu bukan urusanku.

Fokus urusanmu hanyalah pada tanggungjawab dirimu pada tuhanmu, dirimu, keluargamu, masyarakatmu dan juga negaramu. Pimpinlah dirimu untuk mengikut jalan yang hanif.

Di depanmu sudah terbentang dua jalan yang jelas dan nyata. Imma kafuro wa imma syakura. Sama ada kau memilih jalan keingkaran atau kau memilih jalan kesyukuran.

Pilihlah untuk dirimu. Ianya adalh pilihanmu sendiri. Mintalah hidayah Allah sebagai petunjuk disepanjang perjalanan.

Untuk Anakanda Muhammad Farhi

Farhi1

Usiamu baru mencecah 3 bulan umur dunia. Kembaramu di dunia ini adalah kesinambungan kehidupanmu yang lalu dialam ruh. Perjanjian antara dirimu dan tuhanmu hendaklah kau genggan erat. Seerat genggaman tanganmu semasa kau dilahirkan oleh ibumu.

Kenalilah dunia barumu dengan kesabaran dan ketabahan. Pelajarilah ilmu-ilmu keduniaan dalam rangka untuk mencari keredhaan Tuhanmu. Jangan jadikan kehidupan duniamu kelak sebagai tipudaya.

Selamat menempuh kehidupan.

Sila baca juga entri ini

One Response to “سنة حلوة : Kematian dan Kelahiran”

  1. Nafis Mudrika November 9, 2009 at 3:25 am #

    Mengingat mati dan mempersiapkannya. hmm.. terima kasih atas nasehatnya. ^ ^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: